Beri aku 1.000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda niscaya akan kuguncangkan dunia.

— Soekarno ~ Presiden RI

Desa Susukan

Selamat Datang di Desa Susukan, Kec. Sumbang, Kab. Banyumas

Jelajah Kearifan Lokal Desa Susukan

Taman Lazuardi yang merupakan icon wisata di Desa Susukan, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas belakangan menjadi momok perbincangan di kalangan anak muda maupun orang tua.

Taman Lazuardi menjadi salah satu destinasi wisata yang ada di Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas yang dapat dijadikan tempat berlibur sekaligus memanjakan anak dengan wahana permainan serta pemandangan alami desa yang ramah lingkungan. Wisata desa yang dikelola oleh BUMDES ini terbilang cukup baru, namun dapat dikategorikan ramai pengunjung untuk ukuran wisata yang baru dibuka. Wisatawan yang berkunjung pun tidak hanya dari masyarakat Desa Susukan saja, melainkan dari berbagai desa, kecamatan, bahkan kabupaten sekitar Banyumas. Lokasi wisata yang cukup strategis, dimana berada di pinggir jalan raya yang menghubungkan antara Kabupaten Banyumas dan Purbalingga membuat obyek wisata ini mudah dikenal oleh pengguna jalan dari berbagai daerah.

Ibu Dafid, salah satu wisatawan yang berasal dari Kutasari, Purbalingga dalam kunjungan pertamanya menuturkan bahwa taman Lazuardi cukup menarik untuk dikunjungi. Menurutnya, sisi menarik dari taman Lazurdi adalah karena belum ada desa yang membangun wisata berupa taman yang dilengkapi wahana bermain anak dengan pemandangan asli desa, selain itu lokasi yang strategis, yang hanya berjarak kurang lebih 7 KM dari rumahnya membuatnya tertarik untuk mengunjungi obyek wisata tersebut. Namun dari sisi menarik tersebut, masih terdapat kekurangan menurutya. Meskipun pihak pengelola taman sudah menyediakan tempat parkir yang cukup memadi, namun dinilai masih kurang luas dan perlu ditambah atap peneduh. “Perlu penambahan tanaman yang berfariasi warnanya agar lebih indah dipandang, selain itu juga perlu diperbanyak kuliner yang menyuguhkan makanan khas banyumas atau daerah lain agar lebih beragam pilihan makanannya”, tutur ibu muda tersebut.

“Perlu penambahan tanaman yang berfariasi warnanya agar lebih indah dipandang, selain itu juga perlu diperbanyak kuliner yang menyuguhkan makanan khas banyumas atau daerah lain agar lebih beragam pilihan makanannya” ~ Ibu Dafid, Kutasari

Lain halnya dengan pengunjung dari daerah lain, Ina Yuli Fadilah yang merupakan warga lokal menuturkan taman Lazuardi sangat cocok untuk semua kalangan, apalagi di kalangan remaja yang suka dengan tempat-tempat wisata baru. Baginya taman Lazuardi menjadi surganya orang Susukan, yang menyuguhkan pemandangan desa dengan segala wahana permainan yang diatur sedemikian rupa sehingga dapat menghilangkan penat setelah beraktivitas. “Dengan adanya taman Lazuardi tidak perlu liburan jauh-jauh, cukup di desa sendiri. Harapannya ke depan taman Lazuardi lebih ramai lagi dan menyediakan fasilitas yang lebih baik lagi”, tutur gadis belia itu.

 

Pecinta Rasulullah SAW yang sedang menimba ilmu di IAIN Purwokerto Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Prodi Pendidikan Agama Islam. Hobi menulis, bersholawat, dan ingin menjadi manusia yang diberkahi di dunia dan akhirat.