Pertanian Terpadu, Potensi Desa Susukan untuk Wisata Edukasi

Pertanian Terpadu Desa Susukan adalah sebuah konsep pertanian yang mengkombinasikan potensi pertanian, perikanan, dan peternakan yang ada di Desa Susukan.

Pertanian di Desa Susukan secara umum adalah tanaman padi, jagung, dan sayur mayur. Adapun perikanan, hampir semua ikan air tawar dapat dibudidayakan di Desa Susukan. Diantaranya yang saat ini sedang dibudidayakan adalah Lele, Mujair, Tawes, dan Gurameh.

Sedangkan peternakan yang ada di Desa Susukan adalah peternakan kambing dan sapi.

Wisata Edukasi Pertanian

Konsep pertanian terpadu yang merupakan salah satu program BUM Desa dalam membentuk Desa Wisata Edukasi Susukan adalah membuat pertanian padi dengan sistem mina padi. Kemudian kotoran/ limbah peternakan baik sapi maupun kamping akan dibuat pupuk organik untuk pertanian. Sedangkan limbah pertanian yang berupa jerami maupun sisa-sisa hasil pertanian lainnya akan digunakan sebagai pakan ternak.

Pertanian terpadu ini akan menjadi salah satu daya tarik wisata edukasi di Desa Susukan. Dan cikal bakal pertanian terpadu saat ini sudah ada dalam skala kecil, terletak di sebelah selatan Balai Desa Susukan. Saat ini baru mengkombinasikan antara Lele, Azolla, Mentok, dan Sawi. Kemudian di grumbul Lembuayu juga sudah dimulai proses pembuatan pupuk organik dari kotoran sapi di kandang komunal. Semoga kedepannya dapat dikembangkan dengan skala yang lebih massif lagi.