Sungai, Peradaban, dan Secercah Harapan untuk Perubahan Desa Susukan

Desa Susukan diberkahi dengan mata air yang luar biasa. Ada 3 sungai kecil dan 2 sungai besar yang mengalir di Desa Susukan. Posisi desa yang berada di kaki Gunung Slamet menjadikan udara di Desa Susukan sangat sejuk. Air sungai pun sangat jernih. Kadang-kadang menjelang siang atau menjelang sore anak-anak menikmati jernihnya air sungai dengan mandi bersama-sama. Sebuah potensi yang luar biasa.

This slideshow requires JavaScript.

Jika tinggal di Desa Susukan yang udaranya relatif dingin ini, hampir-hampir tidak kita temui adanya nyamuk di malam hari. Bahkan menurut cerita dari para warga yang telah puluhan tahun tinggal di Desa Susukan, bisa dibilang obat nyamuk tidak laku dijual di sini. Namun demikian, seiring berjalannya waktu, keasrian alam Desa Susukan pelan-pelan tergerus peradaban. Air sungai yang tadinya bersih, sekarang mulai tercemar sampah-sampah plastik. Demikian juga nyamuk yang sebelumnya segan menyambangi rumah-rumah, kini mulai ada warga yang mengeluhkan. Tidak rela rasanya jika eloknya wajah desa, pelan-pelan, disadari atau tidak, harus berubah. Membayangkan senyum dan tawa anak-anak di sungai kecil itu pelan-pelan menghilang, tentu meninggalkan getir yang teramat dalam.

This slideshow requires JavaScript.

Namun sebagaimana difirmankan oleh-Nya, bahwa dalam kesulitan, akan ada kemudahan. Melalui pertemuan-pertemuan di antara tokoh masyarakat, ada keinginan untuk mencoba menyelesaikan masalah-masalah yang muncul di desa. Terkait sungai dan nyamuk, ada rencana untuk membuat program Bank Sampah dan Revitalisasi Sungai. Hal ini juga sekaligus masuk sebagai rencana pengembangan desa wisata di Desa Susukan. Untuk program Bank Sampah, sudah ada rencana yang cukup matang, yang akan kami tuliskan di lain kesempatan. Demikian juga untuk rencana Revitalisasi Sungai, yang intinya mengembalikan dan menjaga fungsi sungai. Peran serta seluruh warga Susukan sangat diharapkan untuk mensukseskan program-program yang telah disusun. Apalagi dengan telah berdirinya BUMDesa (Badan Usaha Milik Desa) di Susukan, yang diharapkan dapat menjadi motor penggerak. Mudah-mudahan rencana ini dapat berjalan dengan lancar, tentunya dengan doa restu dan dukungan dari seluruh warga Desa Susukan. Dan mudah-mudahan anak cucu kita kelak tetap dapat menikmati asrinya alam Desa Susukan, dan kita masih dapat melihat tawa dan ceria yang sama seperti anak-anak ini.
Webmaster dan ayah dari 3 (tiga) orang anak: 'Aisyah, Miqdad, dan Junaid. Penyuka sastra, gerimis, dan langit. Saat ini sudah menapaki kehidupan selama 29 tahun. Bekerja sebagai PNS di Pemerintah Daerah Kabupaten Banyumas. Dapat dihubungi melalui facebook di https://www.facebook.com/bayu.ratri